TAMBANG, 4 Juli 2008
Penyusunan Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2007 tentang PT (Perseroan Terbatas) yang disahkan Juli 2007 dan mengatur tentang CSR (Corporate Social Responsibility), dinilai terlalu terburu-buru. Pengesahan UU itu terkesan hanya mengejar target. Hal ini diungkapkan Noke Kiroyan, Managing Partner, “Kiroyan Partners”.
TAMBANG, 4 Juli 2008
Booming industri pertambangan di Indonesia membawa implikasi ke dunia kerja. Sejumlah perusahaan mengeluh karena pekerjanya yang sudah terdidik dan terlatih sebagai tenaga ahli, tiba-tiba dibajak atau diajak pindah ke perusahaan lain dengan ‘iming-iming’ (janji-janji, red) gaji yang lebih tinggi.
TAMBANG, 4 Juli 2008
Sampai hari ini produksi batubara Indonesia sebagian besar diekspor. Sementara pembangkit listrik di sejumlah pulau seperti Kalimantan dan Jawa mengalami shut down akibat kekurangan pasokan batubara. Masyarakat terpaksa menikmati pemadaman bergilir yang merugikan dunia usaha. Mengatasi ini, sebaiknya pemerintah menerapkan pajak ekspor untuk batubara.
TAMBANG, 4 Juli 2008
Ditengah harga komoditas mineral dan batubara yang berkilau saat ini, semua pihak harus tetap waspada. Karena tingginya harga bahan tambang saat ini bukanlah kondisi yang berlangsung tetap dalam waktu lama. Tidak menutup kemungkinan dalam waktu tak berapa lama akan terjadi krisis seperti layaknya “subprime mortgage” yang terjadi di Amerika Serikat.
TAMBANG, 4 Juli 2008
Pada perdagangan akhir pekan ini diharapkan rebound pasca penurunan tajam di perdagangan kemarin. Namun beberapa pengamat masih melihat tekanan terhadap indeks masih berlanjut sebagai akibat dari sentimen harga minyak dunia. Hari ini harga minyak menyentuh US$ 146/barel. IHSG juga akan mengikuti pergerakan bursa regional. Berikut rekomendasi dari Optima Securities dan Mega Capital Indonesia.
Geger “Blue Energy” bermula ketika 7 Mei 2008 lalu sang penemu Joko Suprapto tiba-tiba dikabarkan menghilang. Pria yang kabarnya lulusan Teknik Elektro Universitas Gajah Mada (UGM) itu tiba-tiba raib, setelah menumpang pesawat dari Bandara Internasional Juanda menuju Jakarta. Spekulasi bermunculan termasuk perkiraan bahwa Joko Suprapto dilarikan ke luar negeri untuk diadopsi penemuannya.
Baca lebih lanjut