*Khusus rubrikasi berlangganan
REGULASI | KLINIK MINERBA E-MAGAZINE | FOKUS TAMBANG Sign in
TAMBANG, 05 Agustus 2011 | 17.04
ANTM Cari Partner Baru Garap SGA Mempawah

Abraham Lagaligo
abraham@tambang.co.id

Jakarta – TAMBANG. Corporate Secretary PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Bimo Budi Satriyo mengaku, pihaknya saat ini sedang mencari partner baru untuk melanjutkan pembangunan pabrik Smelter Grade Alumina (SGA) di Mempawah, Pontianak, Kalimantan Barat.

Langkah ini menyusul mundurnya partner lama ANTM di proyek itu, yakni perusahaan asal China, Hangzhou Jinjiang Group (HJG). Akibatnya tahapan konstruksi yang rencananya dimulai 2011, belum dapat dilaksanakan. Nilai proyek SGA Mempawah sendiri ditaksir mencapai USD 1 miliar.

Hingga Jumat sore, 5 Agustus 2011, belum ada penjelasan, apa alasan HJG keluar dari proyek SGA Mempawah. Padahal di proyek itu, HJG mendapat porsi lebih besar hingga 51%, sedangkan ANTM sebesar 49%. Keduanya juga sudah teken Joint Venture Agreement untuk proyek itu pada Juli 2010.

Bimo pun sampai berita ini diterbitkan, belum memberikan penjelasan yang gamblang mengenai kemungkinan pecah kongsi itu. Dia hanya memberikan sinyalemen bahwa HJG sebetulnya belum benar-benar resmi keluar dari proyek SGA Mempawah.

“Kerjasama HJG dan ANTM di proyek SGA Mempawah sampai sekarang masih jalan, masih menyelesaikan Feasibility Study,” tutur Bimo melalui pesan singkatnya kepada Majalah TAMBANG, Jumat, 5 Agustus 2011.

Saat ditanya lebih lanjut, Bimo hanya mengatakan, Direksi akan menjelaskan persoalan itu lebih lanjut, pada kesempatan Buka Puasa bersama wartawan, 11 Agustus 2011 mendatang. Diketahui, mundurnya HJG baru pernyataan sepihak dari perusahaan asal China itu sendiri.

Sehari sebelumnya, Bimo mengatakan, kalau memang HJG jadi mundur dari SGA Mempawah, maka ANTM harus mencari partner baru. Mengingat ANTM tidak bisa menlajutkan proyek itu sendirian, karena belum menguasai teknologinya.

Partner baru nantinya juga tidak harus perusahaan asing. Menurut Bimo, perusahaan dalam negeri pun bisa diajak berpartner, asalkan memiliki pengalaman membangun pabrik SGA, atau pabrik pengolahan bauksit menjadi alumina.

Pabrik SGA yang akan dibangun di Mempawah itu berkapasitas 1 juta metric ton alumina per tahun dengan mengolah 4 juta wmt bijih bauksit. Nilai proyek tersebut diperkirakan mencapai USD 1 miliar. Porsi ANTAM 49% di proyek itu, HJG 51%. ANTM dapat menambah kepemilikan dan menjadi mayoritas setelah pabrik beroperasi komersial selama tiga tahun.

Rencananya, konstruksi proyek dapat dimulai pada tahun 2011, sedangkan operasi komersial pada tahun 2014. Komoditas SGA merupakan bahan baku alumunium yang dapat memenuhi kebutuhan domestik pabrik pengolahan aluminum PT Inalum.

icon
Berita Lain
05 Agustus 2011 | 17.04
Harga Batu Bara Acuan April 2014
05 Agustus 2011 | 17.04
Harga Batu Bara Acuan Maret 2014
05 Agustus 2011 | 17.04
Harga Minyak Indonesia Naik
05 Agustus 2011 | 17.04
Harga Batu Bara Acuan Februari 2014