*Khusus rubrikasi berlangganan
REGULASI | KLINIK MINERBA E-MAGAZINE | FOKUS TAMBANG Sign in
TAMBANG, 14 Maret 2012 | 13.42
Asmin Koalindo Pasok Batubara Ke Krakatau Steel

Heriyono
heriyono@tambang.co.id

Jakarta-TAMBANG. PT Borneo Lumbung Energy melalui anak usahanya, PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), akan memasok batubara jenis cooking coal sebanyak 900 ribu ton per tahun ke PT Krakatau Steel Tbk. Pasokan batubara itu akan digunakan Krakatau Steel untuk pabrik blast furnace.

Direktur Utama Krakatau Steel Fazwar Budjang mengatakan, pabrik blast furnace atau sistem tanur tinggi ini dijadwalkan beroperasi pada 2014, dan ditargetkan mampu menghasilkan baja dengan kapasitas 1,2 juta ton per tahun.

Kerja sama pasokan batubara itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara Asmin Koalindo dengan Krakatau Steel, di Jakarta, Rabu (14/3).

“Dengan tercapainya kesepakatan ini, diharapkan Asmin Koalindo bisa menyuplai cooking coal kepada kami sebanyak 900 ribu ton per tahun. Pasokan tersebut akan dimulai pada 2014, seiring dengan berproduksinya baja dari pabrik blast furnace,” kata dia, hari ini.

Fazwar mengungkapkan, pihaknya membangun pabrik besi dengan sistem tanur tinggi itu dengan nilai investasi Rp 5,92 triliun. Perseroan telah memulai pembangunan pabrik blast furnace tersebut pada tahun lalu. Bahan bakar pabrik tersebut utamanya adalah batubara.

Pabrik baru itu berlokasi di Cilegon, Banten. Nantinya, pabrik tersebut akan melengkapi pabrik besi yang sudah ada, yaitu direct reduction yang selama ini berbahan bakar gas.

Di sisi lain, Asmin Koalindo merupakan perusahaan tambang batubara lokal yang beroperasi di Murung Raya, Kalimantan Tengah. Selama ini, perseroan memproduksi cooking coal untuk tujuan ekspor.

icon