*Khusus rubrikasi berlangganan
REGULASI | KLINIK MINERBA E-MAGAZINE | FOKUS TAMBANG Sign in

Warning: getimagesize(news/attachements/4thgolfturnamenrevisi.swf) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/majalaht/public_html/attachments-events.php on line 18

Alternative content

Get Adobe Flash player


Warning: getimagesize(news/attachements/kiss_balilinkrevisi.swf) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/majalaht/public_html/attachments-events.php on line 18

Alternative content

Get Adobe Flash player

Alternative content

Get Adobe Flash player

TAMBANG, 07 Agustus 2012 | 15.13
Pertamina Raup Fee US$ 160 Juta Dari ‘Fee’ Penjualan LNG

Heriyono
heriyono@tambang.co.id

Jakarta-TAMBANG. PT Pertamina (Persero) tahun ini ditaksir akan mengantongi keuntungan hingga US$ 160 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun dari fee penjualan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) ekspor ke sejumlah negara. Kesejumlah negara tersebut merupakan pembeli LNG dari kilang LNG Bontang, Kalimantan Timur dan Arun di Nanggroe Aceh Darussalam, yang akan menjadi tanggungan beban cost recovery hulu migas.

Data yang diperoleh Majalah TAMBANG, mengungkapkan, produksi LNG dari kilang LNG Bontang dan Arun pada tahun ini diperkirakan akan mencapai 239 kargo, belum menghitung produksi LNG dari kilang Tangguh, Papua.

Sementara, Jepang, Korea, Taiwan, Cina dan Amerika Serikat adalah lima negara tujuan ekspor LNG dari Indonesia. Produk LNG diambil dari lapangan Arun, Bontang dan Tangguh.

Ekspor LNG pada 2011 mencapai 362 kargo, lebih rendah dari ekspor LNG 2010 seiring dengan komitmen pemerintah mengalokasikan gas untuk domestik. Rincian ekspor LNG 2011 adalah, Jepang sebanyak 172 kargo dengan rincian 2 kargo dari lapangan Arun, 166 kargo dari Bontang dan 4 kargo dari Tangguh.

Ekspor LNG ke Korea Selatan sebanyak 68 kargo dengan rincian 23 kargo dari Arun, 24 kargo dari Bontang dan 21 kargo dari Tangguh. Ekspor LNG ke Taiwan pada 2011 sebesar 32 kargo LNG dari Bontang.

Sedangkan ekspor LNG Cina sebanyak 35 kargo LNG dari Tangguh, dan ekspor LNG ke Amerika Serikat dari Indonesia sebanyak 55 kargo yang berasal dari lapangan Tangguh.

Pada 2010, Indonesia mengekspor 427 kargo ke lima negara tersebut. Ekspor LNG ke Jepang sebanyak 258 kargo dari lapangan Bontang. Ekspor LNG ke Korea sebanyak 85 kargo dengan rincian 33 kargo dari Arun, 26 kargo dari Bontang dan 26 kargo dari Tangguh.

Sedangkan ekspor LNG ke Taiwan sebanyak 32 kargo LNG dengan rincian 31 kargo dari Bontang, dan 1 kargo dari Tangguh. Selanjutnya ekspor LNG ke Cina sebanyak 29 kargo LNG dari Indonesia berasal dari Tangguh. Sementara LNG ekspor ke Amerika Serikat dari Indonesia sebanyak 23 kargo yang berasal dari Tangguh.

icon