*Khusus rubrikasi berlangganan
REGULASI | KLINIK MINERBA E-MAGAZINE | FOKUS TAMBANG Sign in

Warning: getimagesize(news/attachements/4thgolfturnamenrevisi.swf) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/majalaht/public_html/attachments-events.php on line 18

Alternative content

Get Adobe Flash player


Warning: getimagesize(news/attachements/kiss_balilinkrevisi.swf) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/majalaht/public_html/attachments-events.php on line 18

Alternative content

Get Adobe Flash player

Alternative content

Get Adobe Flash player

TAMBANG, 04 September 2012 | 20.20
PLN Dan Pelindo II Bentuk Perusahaan Patungan

Direktur Utama PLN, Nur Pamudji (kanan)
bersama Direktur Utama Pelindo II,
Richard Joost Lino.

Alamsyah Pua Saba
alam@tambang.co.id

Jakarta-TAMBANG- Dua BUMN PT Perusahaan Negara dan PT Pelindo II (atau yang biasa disebut IPC) melakukan sinergi dengan membentuk perusahaan patungan untuk penyediaan tenaga listrik. Term sheet rencana pembentukan perusahaan patungan tersebut sudah diteken Direktur Utama PLN, Nur Pamudji dan Direktur Utama pelindo II, Richard Joost Lino di gedung pusat PLN hari ini (4/9).

"PLN dan Pelindo II bersepakat untuk menggabungkan sumber daya dan kemampuan masing-masing BUMN untuk membentuk suatu aliansi bisnis berupa perusahaan patungan,” demikian disampaikan NUr Pamudji, dalam siaran pers yang diterima majalah Tambang hari ini.

Menurut Nur lagi, perusahaan patunagna yang dibentuk tersebut menandai babak baru sinergi BUMN, terutama di lingkungan pelabuhan. Hal ini, menurutnya karena pasokan listrik di Jawa Bali semakin membaik terutama melalui PLTU.

“PLN harus menciptakan market-market baru yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan," kata Nur.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Manajemen Resiko PLN, Murtaqi Syamsuddin mengutarakan PLN akan menunjuk anak perusahaannya, PT Haleyora Power untuk menggarap pembentukan perusahaan patungan tersebut. Dalam waktu sebulan ke depan ditargetkan perusahaan patungan ini sudah mulai beroperasi.

Untuk membentuk perusahaan patungan tersebut, setidaknya diperlukan modal dasar perusahaan sebesar Rp 600 milyar. "Modal yang ditempatkan dan disetor dalam perusahaan tersebut sebesar Rp 150 milyar atau 25% dari modal dasar. Dan PLN memiliki saham sebesar 45% sedangkan Pelindo II sebesar 55%," ucap Murtaqi. Untuk mengelola perusahaan patungan tersebut, PLN dan Pelindo II bersepakat untuk membentuk dewan direksi yang terdiri dari Direktur Utama, Direktur Keuangan dan SDM, serta Direktur Operasi dan Niaga.

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo II, R.J Lino mengatakan "Dengan adanya usaha patungan ini, mudah-mudahan biaya operasional akan bisa ditekan dan revenue perusahaan akan bertambah".

icon