
Majalah Tambang Edisi Cetak November 2011
Laporan Utama: Selamat Datang ”Right Man in The Rigth Place”
Siang itu, Selasa, 18 Oktober 2011, ratusan massa yang menamakan diri ”Barisan ESDM Anti Jero Wacik” menggelar unjuk rasa di depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jl Medan Merdeka Selatan 18, Jakarta Pusat. Mereka menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membatalkan rencananya, mengangkat Jero yang waktu itu menjabat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, sebagai Menteri ESDM.
Aksi itu berlangsung tepat sehari sebelum Yudhoyono melantik Jero Wacik sebagai Menteri ESDM, menggantikan Darwin Zahedy Saleh. Koordinator aksi, Rudiyanto mengatakan, Jero adalah Menteri yang gagal, karena tidak becus memimpin Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. ”Jangan tunjuk orang yang sudah gagal sebagai Menteri ESDM. Pertahankan Darwin Zahedy Saleh,” begitu teriaknya melalui pengeras suara.
Oil and Gas: Menjelang Revisi UU Migas
Memasuki Oktober 2011 anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dipaksa bekerja keras. Komisi yang bertugas mengawal pengelolaan sumber daya alam ini ngebut, mengejar target penuntasan Naskah Akademik Revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas). Komisi ini menargetkan tahun depan UU itu sudah hadir dengan wajah baru.
Seperti diungkapkan Anggota Komisi VII DPR, Satya W Yudha, Naskah Akademik Revisi UU Migas dijadwalkan tuntas akhir 2011, dan langsung diparipurnakan. Dengan begitu, tahun baru 2012 diharapkan sudah muncul Rancangan UU Migas inisitiatif DPR, dan bisa dimulai pembahasannya. Politisi asal Fraksi Partai Golkar ini optimis, revisi UU Migas selesai pertengahan 2012.
Komoditi: Ekspor Menunggu Rebound
Indonesia merupakan produsen timah terbesar di dunia. Setiap bulan, timah dari Kepulauan Bangka Belitung mencapai 8.500 ton per bulan, atau sekitar dan 100 ribu per tahun. Dari jumlah tersebut, dengan 40-50 ribu berasal dari PT Timah. Sisanya dari produsen swasta. Timah Indonesia memainkan peran cukup penting terhadap kebutuhan timah dunia. Namun sering kali permainan spekulan membuat harga timah turun drastis.
Energi: Inovasi Jenderal Briket Sampah
Anggota TNI tak selalu berurusan dengan bedil. Ujang Solikhin melambung namanya bukan karena piawai menembak, tapi kepeduliaannya pada lingkungan. Mungkin karena statusnya sebagai TNI aktif, Menteri Lingkungan, saat itu dijabat Gusti Muhammad Hatta memanggilnya ”Jenderal” Briket Sampah saat Ujang mendapat penghargaan Kalpatararu kategori perintis lingkungan hidup. Ujang tercatat sebagai Anggota Korem 062/Taruma Negara Kodam III/Siliwangi TNI-AD. Pangkat Sersan Dua. Meski perutnya sudah mulai buncit, posturnya masih tegap.
Bursa: SMRU Menunggu Terang di 2012
SMRU melakukan pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Oktober 2011 lalu. Beberapa analis menilai, SMRU memiliki keunggulan kompetitif. Salah satu keunggulan kompetitif yang dimiliki perseroan, menurut Danny Eugene, analis dari Mega Capital Indonesia (MCI), melalui anak usahanya SMR, adalah perusahaan yang pertama mendapatkan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) operasi produksi dari Gubernur NTT, untuk kegiatan penambangan mangan di Soe, Nusa Tenggara Timur.
CEO: Presiden Direktur PT Pertamina EP
Syamsu Alam
Uber Target Dengan Pendekatan Personal










