*Khusus rubrikasi berlangganan
REGULASI | KLINIK MINERBA E-MAGAZINE | FOKUS TAMBANG Sign in
TAMBANG TODAY
TAMBANG 27 Oktober 2014 | 12.24
Pemilik IUP Wajib Menyediakan Dana Reklamasi
Jakarta-TAMBANG. Pemerintah melalui Direktorat Teknik dan Lingkungan, Kementerian ESDM akan mewajibkan kepada semua pemilik izin usaha pertambangan (IUP) Operasi Produksi untuk menyiapkan dana jaminan reklamasi. Kewajiban itu sebelumnya sudah diterapkan pada pemegang PKP2B.
TAMBANG 27 Oktober 2014 | 12.07
PGN Dan PLN PJB Jalin Kerjasama Pemanfaatan Gas Bumi
Jakarta-TAMBANG. Demi mendorong pemanfaatan gas untuk pembangkit listrik, PGN dan PLN Pembangkitan Jawa-Bali (PT PJB) menandatangani nota kesepakatan. Penandatanganan kesepakatan pemanfaatan gas ini dilakukan bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke-69. PT PJB sendiri tidak lain anak usaha PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Sementara penandatanganan tersebut dilakukan Direktur Pengusahaan PGN Jobi Triananda Hasjim dan Direktur Pengembangan dan Niaga PT PJB Muljo Adji A.G.
TAMBANG 27 Oktober 2014 | 06.15
Sejumlah Pekerjaan Rumah Menanti Sudirman Said
Dunia minyak, gas, dan pertambangan yang selama ini disorot sebagai wilayah yang banyak diwarnai perilaku korupsi dan mafia, kini memiliki menteri yang aktivis antikorupsi. Latar belakangnya akuntan. Gebrakannya banyak ditunggu.
TAMBANG 26 Oktober 2014 | 18.28
Sudirman Said Terpilih Jadi Menteri ESDM
Jakarta-TAMBANG.Kabinet Kerja bentukan Presiden Joko Widodo dan wakilnya, Jusuf Kalla telah diumumkan. 34 nama menteri yang dipilih pun hadir di Istana Merdeka pada Minggu (26/10). Salah satu yang disebut adalah Sudirman Said yang akan menempati pos Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral selama lima tahun ke depan.
TAMBANG 25 Oktober 2014 | 08.25
Perpanjangan Kontrak Migas Harus Adil dan Transparan
Vicharius DJ
vichariusdianjiwa@gmail.com
 
Jakarta-TAMBANG. Dalam kurun waktu lima tahun ke depan, ada sekitar 20 kontrak kerja sama (KKS) yang akan habis masa kontraknya. Dua puluh KKS ini memproduksi sekitar 635.000 barel setara minyak per hari di tahun 2013 atau 30% dari total kapasitas produksi migas di Indonesia. Hal ini pun mencuatkan fakta lain bahwa produksi migas nasional Indonesia saat ini sebagian besar dihasilkan dari blok-blok Migas yang akan berakhir KKSnya itu.