<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
<channel>
<title>teknologi</title>
<language>in</language>
<link>http://www.majalahtambang.com</link>
<copyright>majalahtambang.com</copyright>
<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 05:02:32 GMT</pubDate>
<lastBuildDate>Mon, 22 Feb 2010 05:02:32 GMT</lastBuildDate>
<item>
<title>Survey Tambang: Dari Udara Mengintip Perut Bumi</title>
<description>Survey Tambang: Dari Udara Mengintip Perut BumiSurvei dengan pesawat terbang kini menjadi trend di seluruh dunia. Lebih murah dan lebih cepat. Sebagian besar wilayah Indonesia belum disurvei.TANPA ban</description>
<link>http://www.majalahtambang.com/detail_berita.php?lang=in&amp;category=3&amp;newsnr=2478</link>
</item>
<item>
<title>Teknologi Offshore Wind-Farm: Menuai Bayu di Hamparan Biru</title>
<description>Esti Widyasariesti.widyasari@gmail.com Laut Utara, sekitar 30 km lepas pantai Denmark, kini menjadi ladang yang sangat subur untuk membudidayakan tenaga angin. Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) be</description>
<link>http://www.majalahtambang.com/detail_berita.php?lang=in&amp;category=3&amp;newsnr=2183</link>
</item>
<item>
<title>Bulan Duka Tambang Dalam </title>
<description> Abraham Lagaligoabraham@tambang.co.id Dalam satu bulan terjadi dua kecelakaan tambang dalam menewaskan puluhan orangMenjadi peringatan agar disiplin melaksanakan SOP. Harap-harap cemas menanti  nasib</description>
<link>http://www.majalahtambang.com/detail_berita.php?lang=in&amp;category=3&amp;newsnr=1983</link>
</item>
<item>
<title>Melirik Gambut Untuk Listrik </title>
<description> Alamsyah Pua Sabaalam@tambang.co.id Potensi lahan gambut di Indonesia sangat menjanjikan. Ke-empat terbesar di dunia setelah Kanada, Rusia dan Amerika Serikat. Hampir sepertiganya bisa dimanfaatkan s</description>
<link>http://www.majalahtambang.com/detail_berita.php?lang=in&amp;category=3&amp;newsnr=1383</link>
</item>
<item>
<title>PAMA  Melirik Ban </title>
<description> Alamsyah Pua Sabaalam@tambang.co.idBermodal Rp 60 miliar,  PAMA mendirikan  pabrik rekayasa ban bekas. Terbesar dan pertama di AsiaKontraktor pertambangan terkemuka di tanah air, PT Pama Persada Nusa</description>
<link>http://www.majalahtambang.com/detail_berita.php?lang=in&amp;category=3&amp;newsnr=992</link>
</item>
<item>
<title>“Menggoreng” Batubara dengan UBC</title>
<description>Alamsyah Pua Sabaalam@tambang.co.id Ujicoba Japan Energy Coal dan Tekmira sukses. Demo plant Upgrading Brown Coal (UBC), mulai dikerjakan di tambang Arutmin, site Satui, Kalimantan Selatan.  Memiliki </description>
<link>http://www.majalahtambang.com/detail_berita.php?lang=in&amp;category=3&amp;newsnr=152</link>
</item>
<item>
<title>Mau Besar atau Kecil, Kendalanya Tetap Energi</title>
<description>Abraham Lagaligoabraham@tambang.co.id China termasuk negara yang paling makmur dan jaya saat ini, hingga dijuluki ‘macan’ Asia. Pertumbuhan ekonomi yang begitu cepat ditopang oleh industri pertambanga</description>
<link>http://www.majalahtambang.com/detail_berita.php?lang=in&amp;category=3&amp;newsnr=38</link>
</item>
</channel>
</rss>
