<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
<channel>
<title>opini</title>
<language>in</language>
<description>The Indonesian Mining Magazine</description>
<link>http://www.majalahtambang.com</link>
<copyright>majalahtambang.com</copyright>
<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 15:34:16 GMT</pubDate>
<lastBuildDate>Mon, 05 Oct 2009 15:34:16 GMT</lastBuildDate>
<item>
<title>Nilai Tambah: Antara Cita-cita, Tantangan, dan Kenyataan </title>
<description>Oleh : Supriatna Suhala*)Pasca terbitnya Undang-Undang No.4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba), isu pentingnya peningkatan nilai tambah dari sektor pertambangan, mencuat kembali dengan deras. Pasal 102 UU 4/2009 mengama</description>
<link>http://www.majalahtambang.com/detail_berita.php?lang=in&amp;category=6&amp;newsnr=1997</link>
</item>
<item>
<title>Komitmen Wujudkan Green Mining</title>
<description>Oleh: Ir. AHMAD JAUHARI, MSiLuas areal konsesi usaha pertambangan di lahan hutan mencapai 2 juta hektar. Apabila lahan hutan seluas itu tidak dikelola dengan baik, tidak dihijaukan kembali setelah selesai kegiatan usaha penambangan, maka bukan saja p</description>
<link>http://www.majalahtambang.com/detail_berita.php?lang=in&amp;category=6&amp;newsnr=1265</link>
</item>
<item>
<title>MENYOAL ATURAN PERALIHAN RUU MINERBA</title>
<description> Oleh : Abrar Saleng*) Esensi Aturan PeralihanReformasi,  baik secara politik maupun hukum telah dan akan dilakukan terus secara bertahap. Setiap reformasi atau perubahan akan menuju kepada sesuatu yang baru atau paling tidak sekedar berbeda dengan y</description>
<link>http://www.majalahtambang.com/detail_berita.php?lang=in&amp;category=6&amp;newsnr=472</link>
</item>
</channel>
</rss>
