Subkhan AS
subkhan@tambang.co.id
Jakarta-TAMBANG. Terkait dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2011, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) dalam rangka pemanfaatan gas bumi sebagai energi alternatif penggangi Bahan Bakar Minyak (BBM), pihaknya tahun 2012 ini akan memberikan alokasi pasokan gas bumi sebesar 36 MMSCFD.
Adapun total alokasi ini, menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi KESDM, Evita H Legowo akan diberikan ke beberapa wilayah antara lain JABODETABEK sebesar 23,1 MMSCFD, Surabaya, Gresik dan Sidoarjo 10,2 MMSCFD dan Palembang sebesar 2,2 MMSCFD.
Dimana, lanjut Evita, pasokan gas bumi tersebut akan dipasok dari PT Pertamina EP, Medco E&P Indonesia, PT PHE ONWJ, PT Perusahaan Gas Negara (PGN), JOBP Talisman Jambi-Merang, PHE WMO dan Santos.
Sementara untuk rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), Evita mengaku kalau pihaknya akan membangun empat SPBG di Kota Palembang, yang akan disusul dengan rencana pembangunan SPBG di sejumlah kota lainnya, antara lain, JABODETABEK, Sidoarjo, Gresik dan Kota Surabaya.
Pihaknya pun berkomitmen membangun SPBG LGV, untuk kota yang belum mendapatkan alokasi gas bumi dan infrastruktur pipa gas seperti di Bandung, Bali dan DI Jogjakarta.