TAMBANG TODAY

TAMBANG, 07 Juni 2012 | 15.02

Tahun Ini KAI Dapat Pasokan Solar 169 Ribu KL

Subkhan AS
subkhan@tambang.co.id

Jakarta-TAMBANG. Sepanjang tahun 2012 ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero mendapatkan jatah kouta Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar sebesar 169.966 kilo liter/tahun dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas).

Pemberian jatah kouta BBM solar ini, menurut kepala BPH Migas, Andy Noorsaman Someng, disesuaikan dengan permintaan kebutuhan PT KAI dalam mengoperasionalkan armada kereta api yang selama ini digunakan oleh masyarakat.

Sehingga penetapan harga BBM jenis solar tersebut, lanjut Andy, disesuaikan dengan harga solar yang berlaku umum yakni Rp 4.500/liter.

Lebih lanjut, Andy mengatakan penyaluran BBM jenis solar ini sepenuhnya dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) sesuai dengan alokasi kebutuhan di masing-masing kota.

“Dalam mekanisme penyalurannya, PT Pertamina menggunakan sistem tertutup pelayanan Vendor Held Stock (VHS) guna menghindari penyalahgunaan BBM solar yang diberikan oleh BPH Migas,” jelasnya di dalam acara penandatangan kesepakatan pemberian kouta BBM jenis solar kepada PT KAI, Kamis, 7 Juni 2012 di Jakarta..

Sehingga dengan sistem ini, tambah Andy, nantinya PT Pertamina juga memiliki kewajiban untuk melaporkan penyaluran BBM solar kepada BPH Migas. Sehingga pemberian jatah kouta BBM solar yang diberikan kepada KAI dapat dikontrol dengan baik.

“Kalaupun terjadi over kouta, maka satu bulan sebelum BBM Solar milik KAI habis, PT Pertamina wajib memberikan laporan kepada BPH Migas, terkait dengan penyebab terjadinya over kouta berdasarkan hasil kajian PT Pertamina,” katanya.

Sebab itu dirinya berharap agar PT KAI dapat menggunakan jatah kouta yang diberikan BPH Migas dapat digunakan sebagaimana mestinya, hal ini guna mendukung kebijkan pemerintah dalam melakukan penghematan terhadap penggunaan energi yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.