TAMBANG TODAY

TAMBANG, 05 Juni 2013 | 10.06

Blue Bird Group Targetkan Penjualan 50 Unit Belaz Di 2013

Egenius Soda
egen@majalahtambang.com

Denpasar TAMBANG. Perusahan distributor alat berat merk Belaz, Blue Bird Group lewat anak usahanya PT Pusaka Bumi Transportasi, optimis menatap pasar alat berat Indonesia. Tahun ini perushaan menargetkan penjualan alat berat merk Belaz sebanyak 50 unit.

"Di tengah kelesuan pasar batu bara karena anjloknya harga, kami masih yakin penjualan alat berat akan meningkat. Kami yakin bisa menjual 50 unit tahun ini," jelas Ardian Maddanatja, Vice President of Commercial.

Ardian pun menjelaskan selain membuka kemungkinan untuk membeli, perusahan juga menawarkan kerja sama dengan menjadi sub kontraktor.

"Dalam kondisi sekarang mungkin berat bagi perusahaan untuk membeli alat berat, apalagi untuk produk Belaz yang merupakan produk baru di Indonesia, maka kami tawarkan model kerja sama dengan bersinergi," jelas Ardian.

Saat ini, perseroan telah bersinergi dengan menjadi subkontraktor di tambang batubara di Palaran, milik Nuansa Cipta Coal Investment dalam kelompok usaha Bhakti Investama. Di sini, perusahaan menjadi mitra PT Partner Resources dan menangani overburden.

Sebagaimana diketahui, Belaz sendiri merupakan perusahaan milik negara Belarusia yang berdiri di tahun 1948. Meski belum familiar di kalangan perusahan tambang Indonesia, Belaz sebenarnya sudah memproduksi alat berat sejak 1958 berupa produk dump truck.

Saat ini ada beragam produk andalan dari Belaz, dengan kapasitas mulai 30 sampai 360 ton.[]